Jumat, 05 Juni 2015

+62 852 1145 2294 (Telkomsel), Jual Jaket Kulit Di Surabaya

Jual Jaket Kulit Di Surabaya


Jual Jaket Kulit Di Surabaya, Jual Jaket Kulit Di Malang, Jual Jaket Kulit Di Samarinda, Jual Jaket Kulit Di Bandar Lampung, Jual Jaket Kulit Di Makasar, Jual Jaket Kulit Di Garut, Jual Jaket Kulit Di Bandung, Jual Jaket Kulit Di Jakarta, Jual Jaket Kulit Di Bekasi, Jual Jaket Kulit Di Depok, Jual Jaket Kulit Di Banjarmasin, Jual Jaket Kulit Di Balikpapan, Jual Jaket Kulit Di Bogor, Jual Jaket Kulit Di Yogyakarta, Jual Jaket Kulit Di Tangerang, Jual Jaket Kulit Di Pontianak, Jual Jaket Kulit Di Cirebon, Jual Jaket Kulit Di Semarang.

 Jakarta - Motivasi orang utk menabung duit penghasilannya mampu berbeda-beda. Ada yg menabung utk pendidikan anak, membeli rumah/mobil atau utk anggaran pensiun kala telah tidak bekerja kelak. Di antara beragamnya motivasi, ada juga yg menyisihkan sebahagian gajinya buat budget pernikahan.

Menabung buat membiayai pernikahan sendiri benar-benar bukan factor yg aneh. Tetapi sekian banyak perempuan sudah terpikir utk menabung justru kala dia masihlah jomblo atau belum mempunyai calon pendamping.

Menurut psikolog Ayoe Soetomo, Meter.Psi., tingkah laku ini tetap terbilang wajar dikarenakan kepada dasarnya, perempuan memang lah lebih peduli kepada keamana finansialnya. Orang yg menabung dgn argumen tersebut kebanyakan sudah mempunyai target sendiri kapan bakal menikah. Dua thn, tiga thn atau bahkan lima th lagi. Tapi dikala pernikahan tidak pula terwujud cocok target & dana yg terkumpul telah lebih dari pass, perlukah dialokasikan ke wujud lain?

Perencana Keuangan Farah Dini Novita mengemukakan utk tak pindai dana tersebut ke aspek lain. Tabungan yg ditujukan utk menikah, sebaiknya terus disimpan & seandainya butuh ditambah dengan cara teratur.

"Tidak usah dialokasikan ke wujud apa-apa. Takutnya apabila dimasukkan ke saham malah kelak drop," ujar perempuan yg bekerja di Zeus Planner itu, waktu berbincang dgn Wolipop lewat telephone, Selasa (14/10/2014).

Senada bersama Farah, Psikolog Ayoe Soetomo, Meter.Psi. serta menyarankan bila tidak kunjung menikah sebaiknya masihlah disimpan. "Karena terhadap dasarnya aset menikah pula yaitu wujud tabungan atau investasi," ucap Ayoe, waktu diwawancara melalui e-mail.

Jikalau konsisten mau dialokasikan, Farah merekomendasikan dana menikah tersebut utk diinvestasikan ke reksa dana campuran. Jangka diwaktu investasi umumnya antara tiga sampai lima thn.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar